Perbedaan Sistem Lottery di Berbagai Negara Dunia. Di tahun 2025, hampir 200 negara mengadakan lottery resmi, tapi cara pengelolaan, pembagian hadiah, dan penggunaan hasilnya sangat berbeda. Ada yang jackpotnya rutin tembus 2 miliar dolar, ada yang hadiahnya “hanya” puluhan juta tapi pajak nol persen, dan ada yang sengaja membatasi kemenangan supaya tidak merusak pola hidup masyarakat. Berikut gambaran besar perbedaan sistem lottery di beberapa benua. REVIEW FILM
Eropa: Jackpot Besar, Pajak Rendah hingga Nol: Perbedaan Sistem Lottery di Berbagai Negara Dunia
Negara-negara Eropa Barat punya dua raksasa lintas negara yang mendominasi: satu undian 6/90 dengan jackpot minimal 17 juta euro (pernah mencapai 240 juta euro) dan satu lagi 5/50 + 2 bintang dengan rekor 250 juta euro. Keunikan utama: pemenang di Spanyol, Italia, Prancis, dan beberapa negara lain bebas pajak 100%. Inggris dan Jerman juga hanya kena pajak kecil atau nol. Karena itu, 40–50% penjualan tiket datang dari turis dan pemain online luar negeri. Pengundian disiarkan prime time, dan hasilnya 28–35% langsung masuk program olahraga, seni, dan warisan budaya.
Amerika: Mega Jackpot, Pajak Ganas: Perbedaan Sistem Lottery di Berbagai Negara Dunia
Di Amerika Utara, dua lottery utama (6/69 dan 5/56 + bola bonus) rutin menawarkan jackpot di atas 1 miliar dolar karena sistem rollover tanpa batas. Namun, pemenang langsung dipotong pajak federal 24% di muka, ditambah pajak negara bagian 0–13% tergantung domisili. Pilihan lump sum biasanya hanya 50–60% dari nilai yang diumumkan, sisanya bisa diambil anuitas 30 tahun. Keuntungan negara lebih kecil (sekitar 25%), tapi total penjualan jauh lebih besar karena promosi agresif dan budaya “American Dream”. Sebagian besar dana dialokasikan untuk pendidikan publik—beberapa negara bagian bahkan menggratiskan kuliah bagi siswa berprestasi berkat lottery.
Asia dan Amerika Latin: Hadiah Kecil, Penebusan Cepat
Banyak negara Asia membatasi jackpot maksimal (misalnya 5–15 juta dolar) dan mewajibkan pemenang mengambil uang tunai dalam 60–90 hari. Di beberapa negara Asia Timur, hadiah di atas jumlah tertentu dipotong pajak 20–30%, tapi proses klaim sangat cepat dan rahasia. Amerika Latin cenderung menawarkan banyak hadiah kecil (ribuan pemenang setiap minggu) ketimbang satu jackpot raksasa. Tujuannya mengurangi dampak sosial negatif dan mencegah “kutukan lottery”. Dana biasanya masuk program kesehatan, perumahan murah, dan olahraga amatir.
Kesimpulan
Sistem lottery dunia mencerminkan karakter masyarakatnya: Eropa ingin jackpot besar tapi pemenang tetap nyaman, Amerika menawarkan mimpi gila dengan konsekuensi pajak besar, Asia dan Amerika Latin lebih memilih distribusi hadiah merata dan kontrol ketat. Yang menarik, negara dengan pajak pemenang 0% biasanya punya tingkat kepuasan pemain lebih tinggi, sedangkan negara dengan jackpot terbesar justru paling banyak menuai kritik sosial. Pada akhirnya, tidak ada sistem yang sempurna—semuanya adalah kompromi antara harapan publik, pendapatan negara, dan perlindungan terhadap pemain itu sendiri. Yang pasti, di mana pun Anda bermain, peluang tetap sama kecilnya, tapi rasa deg-degan sebelum pengundian terasa sama di semua benua.